Jumat, 03 Februari 2012

TAFSIR MIMPI ARTI SEBUAH MIMPI TIDUR MENURUT PANDANGAN ISLAM

Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari Muslim (muttafaq alaih) Nabi bersabda:


الرؤيا الصالحة من الله، والرؤيا السوء من الشيطان، فمن رأى رؤيا فكره منها شيئاً فلينفث عن يساره ثلاثاً، وليتعوذ بالله من الشيطان لا تضره، ولا يخبر بها أحداً، فإن رأى رؤيا حسنة فليبشر بها ولا يخبر إلا من يحب


Artinya: Mimpi yang baik itu dari Allah sedang mimpi buruk itu dari setan. Barangsiapa bermimpi buruk, kemudian meludah ke kiri (tanpa keluar air ludah) tiga kali dan mengucapkan ta'awwudz (yaitu, ucapan audzubillahi minasyaitanirrojim), maka syaitan tidak akan mengganggunya dan hendaknya tidak memberitahu siapapun. Dan barangsiapa yang bermimpi baik, maka bergembiralah dan jangan meberitahu kecuali pada orang yang kamu senangi.

Dari hadits di atas, ada dua hal yang bisa kita ambil pelajaran. Pertama, bahwa mimpi baik atau buruk itu dapat memengaruhi perasaan kita setelah bangun. Oleh karena itu, dianjurkan membaca doa sebelum tidur agar terhindar dari mimpi buruk yang hanya akan membuat kita merasa tidak bahagia.


Dalam hadits lain Nabi bersabda:


الرؤيا ثلاثة، من الرحمن ومن الشيطان وحديث نفس


Artinya, mimpi itu ada tiga: dari Allah, dari syaitan dan dari diri sendiri.

Umumnya mimpi memiliki kemungkinan berasal dari syaitan atau dari diri sendiri. Karena, hanya satu yang pasti benarnya yaitu apabila bermimpi bertemu Rasulullah, karena wajah Rasulullah tidak dapat ditiru.

Namun demikian, mimpi bertemu Rasulullah tidak menjamin itu betul-betul Nabi. Walaupun syaitan tidak dapat meniru wajah Nabi, tetapi syaitan dapat saja mengaku-ngaku sebagai Nabi. Toh, tidak ada seorangpun dari kita yang mengetahui wajah Nabi Muhammad itu seperti apa. Oleh karena itu, yang paling aman adalah tidak usah menanggapi mimpi. Mimpi apapun itu lebih besar kemungkinan berasal dari setan atau sekedar ilusi pribadi.

Kedua, bahwa mimpi itu tidak berhubungan dengan masa depan kita. Mimpi tidak dapat dijadikan pertanda yang memengaruhi masa depan. Begitu juga, mimpi tidak dapat dijadikan dalil syariah atau duniawi untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu. Karena Islam sudah meletakkan dasar aturan yang jelas dalam Quran dan Hadits tentang kewajiban dan larangan dan itu bersifat final.

Oleh karena itu, lupakan mimpi anda. Dan teruslah melangkah menyongsong masa depan dengan kerja keras, visi yang jelas dan ketaatan total pada Allah dan Rasul-Nya.

9 komentar:

Anonim mengatakan...

Subhanallah, terima kasih artikelnya.

Anonim mengatakan...

Artikel na Bikin biar share k fb dunk :(

Anonim mengatakan...

tapi kalau mimpi yg jadi nyata ithu gimana ?
apa itu cuma ilusi ?

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah...
Terima kasih telah menambah ilmu pengetahuan saya.

Kalau sekiranya saya boleh bertanya, Saya pernah bermimpi bertemu dengan mantan pacar yang sudah lama tidak bertemu.

Apakah di balik dari mimpi saya itu?

arwin doank mengatakan...

Alhamdulillah...
Terima kasih telah menambah ilmu pengetahuan saya.

Kalau sekiranya saya boleh bertanya, Saya pernah bermimpi bertemu dengan mantan pacar yang sudah lama tidak bertemu.

Apakah di balik dari mimpi saya itu?

Anonim mengatakan...

aku pernah mimpi wudhu di msdinah,apakah itu juga dari syaitan?kalo emang smua mimpi itu dtg'y dr sytan/dari diri kita sendiri knp wktu djman nb yusuf.....,toh nabi yusuf prnah menafsirkan mimpi dan trnyta tafsir mimpi iau itu jd kenytaan..?mhon tlng djelskn..,trimksh

nia funy mengatakan...

makasih artikel nya

Zafeer Arfian mengatakan...

Setuju banget...thanks yaa buat artikelnya...

rosmeri bukit mengatakan...

alhamdulillah
sangat membantu menghilangkan kegelisahan saya
karenasaya baru mimpi digigit anjing,
minta doa dari semua semoga saya dalam lindungan ALLah

Poskan Komentar

1. "Blog ini Do Follow, silakan post untuk mendapatkan Backlink"
2. "Anda Follow, pasti saya Followback"
3. "Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"
4. "Terima Kasih Lagi . . . !!!"

Komentar Anda Sangat Kami Harapkan Untuk Kemajuan Blog Ini. isikan komentar anda disini !